EMPAT LAWANG – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker) beberapa hari terakhir mengakibatkan banjir bandang disertai lumpur yang merendam pemukiman dan lahan pertanian. 6 April 2026
Desa Air Maya,Desa Nanjungan dan Talang Randai menjadi wilayah terdampak cukup parah, Lokasi spesifik terjadinya bencana di Dusun Purwodadi, Dusun Merambung Jaya, Pama Salak dan Dusun Sidomulyo, dengan kerugian material yang mencapai ratusan juta rupiah.
Dampak Kerusakan dan Inisiatif Warga
Banjir tidak hanya merendam rumah warga, tetapi juga merusak fasilitas irigasi serta menggenangi areal persawahan yang baru ditanami. Perubahan jalur aliran sungai yang kini mengarah pada pemukiman yang menjadi ancaman serius bagi warga setempat.
Merespons kondisi darurat tersebut, Pemerintah Desa Air Mayan bersama warga mengambil langkah inisiatif dengan menggalang dana secara swadaya.
Dana yang terkumpul digunakan untuk menyewa alat berat berupa ekskavator guna mengembalikan aliran sungai ke jalur semula secara cepat, 7 April 2026
“Kami melakukan ini karena aliran sungai sudah menyasar ke rumah warga. Harapannya, dengan normalisasi sementara ini, dampak banjir susulan bisa diminimalisir,” ujar salah satu perwakilan warga.
Keluhan Nihilnya Peninjauan Dinas Terkait
Meski warga telah bergerak mandiri, kekecewaan tetap dirasakan masyarakat di lokasi bencana. Hingga saat bantuan ini, warga mengaku belum melihat kehadiran atau dari dinas-dinas terkait seperti BPBD, Dinas Sosial, maupun Dinas PU untuk meninjau lokasi secara langsung atau memberikan bantuan darurat.
Ketiadaan alat berat dari pemerintah daerah untuk menangani sodetan sungai menjadi poin utama yang dikeluhkan. Warga berharap pemerintah segera turun tangan agar penanganan infrastruktur seperti irigasi dan tanggul sungai bisa dilakukan secara permanen dan tidak hanya mengandalkan swadaya masyarakat.
Menunggu Langkah Pemerintah Daerah
Secara terpisah, pihak kecamatan biasanya akan melakukan pendataan untuk diteruskan ke Pemerintah Kabupaten Empat Lawang melalui dinas teknis terkait.
Masyarakat kini menantikan respon cepat dari pihak BPBD dan Dinas PU Kabupaten Empat Lawang untuk segera melakukan langkah mitigasi dan perbaikan infrastruktur agar bencana serupa tidak terus terulang di wilayah lumbung pangan ini.
Hingga berita ini dimuat, upaya konfirmasi kepada pihak BPBD dan Dinas PU Kabupaten Empat Lawang mengenai jadwal peninjauan dan pengerahan bantuan alat berat masih terus diupayakan.
Miko Rolis

.jpg)

.jpg)