Lumpur dan Bebatuan Tutupi Desa Karang Anyar, Camat Sarni SH Pimpin Evakuasi Mandiri di Jalur Lintas Provinsi

Thursday, May 7, 2026, 07:51 WIB Last Updated 2026-05-07T00:51:55Z

 

EMPAT LAWANG – Akses vital yang menghubungkan Empat Lawang menuju Kepahiang dan Pagar Alam mencekam setelah material menutup badan longsor jalan di wilayah Desa Karang Anyar, Rabu (6/5/2026).


 Di tengah situasi darurat ini, Camat Sarni, SH., bersama jajarannya terjun langsung ke titik bencana untuk memimpin. 


Sejak pagi hari, Camat Sarni terus menjalin koordinasi intensif dengan pihak BPBD Kabupaten agar segera mendatangkan alat berat. Namun, hingga sore hari armada mengeluh belum tiba di lokasi. 


Menolak untuk berdiam diri, pemerintah kecamatan bersama warga Desa Karang Anyar mengambil inisiatif melakukan pendampingan manual dengan peralatan seadanya demi akses membuka jalan yang menyempit.


Peringatan Dini: Waspada Longsor Susulan dan Pohon TumbangSituasi di Desa Karang Anyar saat ini menuntut kewaspadaan tinggi. Selain material tanah yang licin, struktur tanah di tebing sekitar lokasi terpantau masih labil. 


Pemerintah kecamatan mengeluarkan imbauan keras kepada pengguna jalan dan warga sekitar untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan. 


Namun, para pengemudi diingatkan bahwa seluruh area ini memerlukan keahlian khusus. Jalanan yang sangat sempit dan licin di tepi jurang/pagar pengaman menuntut konsentrasi penuh.


Masyarakat Desa Karang Anyar berharap pemerintah daerah dan dinas dapat memberikan respon yang lebih cepat dalam penanganan bencana alam seperti ini.


 Keberadaan alat berat di titik rawan sangat diperlukan agar dampak bencana tidak meluas dan membahayakan nyawa pengguna jalan.


Bagi pengendara yang tidak memiliki kepentingan mendesak, disarankan untuk memantau situasi terlebih dahulu sebelum melintasi jalur Desa Karang Anyar untuk menghindari risiko terjebak material longsor dan menggali batu.


Miko Rolis

Komentar

Tampilkan