KABUPATEN NIAS – Bupati Nias, Yaatulo Gulo, S.E., S.H., M.Si., mengikuti Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 di wilayah Kabupaten Nias.
Rakornis tersebut berlangsung di Ruang Rapat Duria Balaki Lounge, Lantai II Kantor Bupati Nias, Selasa (22/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan TMMD ke-130 yang merupakan bentuk sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam mendukung percepatan pembangunan, khususnya di wilayah perdesaan.
Program TMMD tidak hanya diarahkan pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga mencakup pemberdayaan masyarakat melalui berbagai kegiatan fisik dan nonfisik. Karena itu, Rakornis menjadi forum penting untuk menyelaraskan perencanaan, kesiapan teknis, dukungan lintas sektor, serta berbagai kebutuhan lainnya agar pelaksanaan TMMD dapat berjalan terpadu sesuai kondisi dan kebutuhan masyarakat di wilayah sasaran.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0213/Nias, Sekretaris Daerah Kabupaten Nias, Kepala Basarnas Nias, Danramil 02/Gido, Asisten Sekda, serta para Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nias.
Dalam sambutannya, Dandim 0213/Nias, Letkol Inf. Indra Rukmana, S.H., menyampaikan bahwa pelaksanaan TMMD ke-130 mengusung semangat “Kembali ke Gotong Royong”.
Menurutnya, pelaksanaan kegiatan TMMD akan melibatkan masyarakat setempat dalam proses pengerjaan sebagai bagian dari upaya memperkuat keterlibatan masyarakat dan berbagai elemen dalam pembangunan.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi TNI dengan rakyat dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Ia menambahkan, nilai-nilai gotong royong di tengah masyarakat perlu terus ditingkatkan. Pelaksanaan TMMD diharapkan menjadi momentum untuk membangun sekaligus memperkuat kembali semangat gotong royong masyarakat dalam mendukung pembangunan di daerah.
Sementara itu, Bupati Nias menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pelaksanaan Program TMMD ke-130 Tahun Anggaran 2026 di wilayah Kodim 0213/Nias. Salah satu lokasi pelaksanaan program tersebut berada di Kabupaten Nias, tepatnya pada akses Desa Lewuoguru I menuju Desa Lewuombanua.
Bupati menegaskan bahwa pelaksanaan TMMD pada prinsipnya harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung peningkatan kesejahteraan dan pembangunan di wilayah perdesaan.
Ia juga meminta agar pembangunan jembatan gantung di desa turut menjadi perhatian dalam koordinasi pelaksanaan kegiatan.
“Saya harap pada rapat ini hal-hal teknis dapat dibahas secara menyeluruh dan penuh antisipasi, agar pada saat pelaksanaan dapat berjalan lancar dan masyarakat merasa senang,” ujar Bupati Nias.
Selanjutnya, Danramil 02/Gido, Kapten Inf. Maulana Yahya, memaparkan rencana pelaksanaan TMMD ke-130 di wilayah Kabupaten Nias. Dalam pemaparannya, kegiatan pra-TMMD direncanakan dimulai pada 25 September 2026 melalui kegiatan pembukaan badan jalan.
Sementara itu, pembukaan kegiatan TMMD secara umum direncanakan pada 13 Oktober 2026 dan berlangsung hingga 11 November 2026.
Pelaksanaan TMMD akan mencakup sejumlah sasaran fisik dan nonfisik. Sasaran fisik yang direncanakan meliputi pembukaan badan jalan sepanjang 1,5 kilometer, pembangunan sumur bor atau Penampungan Air Hujan (PAH) di lima titik, pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak lima unit, rehabilitasi dua unit rumah ibadah, pembangunan MCK di empat titik, kegiatan ketahanan pangan, serta bakti sosial.
Adapun sasaran nonfisik meliputi sosialisasi wawasan kebangsaan dan bela negara, tanggap bencana, hukum dan Kamtibmas, bahaya narkoba, serta penyuluhan dan pelayanan kesehatan yang disertai pembagian paket kesehatan.
Rangkaian Rakornis kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi untuk membahas berbagai aspek teknis, kesiapan, kebutuhan, serta langkah-langkah antisipasi guna mendukung pelaksanaan TMMD ke-130 Tahun Anggaran 2026 di wilayah Kabupaten Nias.
Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Nias, Samson P. Zai, S.H., M.H., menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Nias berkomitmen mendukung pelaksanaan TMMD ke-130 melalui koordinasi dan kolaborasi bersama Kodim 0213/Nias serta perangkat daerah terkait.
Dukungan tersebut mencakup kesiapan dan koordinasi lintas sektor agar seluruh tahapan, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan kegiatan, dapat berjalan secara optimal serta memberikan manfaat bagi masyarakat di wilayah sasaran.
(Niaskab.go.id/Okuli)



.jpg)

.jpg)