TANGGAMUS - Pemkab Tanggamus melaksanakan upacara Penyambutan Prajurit Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 945 / Pandu Pepadun Cakti Tahun 2026, sekaligus peninjauan oleh Pangdam XXI/Radin Inten wilayah Lampung, bertempat di halaman Masjid Nurul Faizin Islamic Center, Kecamatan Kota Agung. Rabu, 18/03/2026.
Bertugas sebagai Inspektur upacara Bupati Tanggamus Hi. Moh Saleh Asnawi mengatakan, kepada seluruh Prajurit Yonif TP-945 di Bumi Tanggamus, atas nama Pemerintah Kabupaten Tanggamus menyampaikan penghargaan yang tinggi atas dedikasi dan pengabdian prajurit Yonif TP-945, dalam mendukung tugas-tugas pertahanan negara, khususnya di wilayah Pesisir seperti di Kabupaten Tanggamus ini.
Kehadiran TNI, khususnya Yonif TP-945 yang berjumlah 537 Personil, bukan hanya untuk memperkuat aspek keamanan wilayah, tetapi juga membuka ruang kolaborasi untuk membangun wilayah yang berdaulat sandang pangan, kesehatan, dan pemberdayaan. Peran TNI sangat dibutuhkan dalam mendampingi masyarakat melalui penyuluhan dan kegiatan pembinaan di berbagai sektor strategis seperti pertanian, peternakan, perikanan, kesehatan, dan lingkungan.
" Termasuk isu stunting, edukasi gizi, dan peningkatan akses layanan kesehatan dasar di pelosok Desa/Pekon. Selain itu, dengan kehadiran Yonif TP ditengah masyarakat, maka kemitraan antara TNI dan Pemda akan semakin solid dalam mewujudkan ketahanan wilayah berbasis masyarakat.TNI memiliki peran unik dan strategis dalam mempercepat pembangunan desa, memperkuat ketahanan keluarga, serta mengangkat potensi lokal agar lebih produktif dan berdaya saing,"jelasnya.
Lanjutnya, Kabupaten Tanggamus merupakan daerah yang diberi anugerah Tuhan dengan berbagai potensi yang dimiliki. Ada Pegunungan ada Lautan, dengan panjang garis pantai sepanjang 202 kilometer. Terdiri dari 20 Kecamatan, 302 Desa/Pekon dan 3 Kelurahan termasuk 3 pekon persiapan. Jumlah Penduduk mencapai 662 ribu jiwa. Komposisi geografis, geologis, hidrologis dan demografis, Kabupaten Tanggamus menyimpan potensi bencana yang diakibatkan faktor alam maupun non alam. Setiap tahun kabupaten Tanggamus merasakan dampak terhebat akibat curah hujan yang tinggi, yang menyebabkan terjadinya bencana banjir dan tanah longsor di berbagai wilayah di Kabupaten Tanggamus.
" Banjir dan Tanah Longsor mengakibatkan rusak dan terendamnya rumah warga, gedung sekolah, lahan pertanian, termasuk ruas-ruas Jalan atau Jembatan, saya berharap dengan keberadaan Yonif TP 945 di Tanggamus, akan dapat membantu pemerintah daerah dalam hal penanganan dan Mitigasi Bencana yang bertujuan untuk mengurangi risiko, dampak negatif, atau kerusakan akibat bencana, yang mencakup langkah-langkah struktural (pembangunan) dan peningkatan kesadaran masyarakat akan bencana,"
" Dengan semangat gotong royong, kebersamaan, dan pengabdian tanpa batas, kehadiran Yonif TP-945 diharap mampu menjadi pilar penting dalam mewujudkan wilayah yang aman, produktif, dan sejahtera. Dari pegunungan di Tanggamus hingga pesisir laut, dari kebun hingga sawah, TNI tetap setia berada di barisan depan, demi kejayaan rakyat dan keutuhan NKRI,"Pungkas Bupati Tanggamus Hi Moh Saleh Asnawi.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Bupati Tanggamus Hi Moh Saleh Asnawi, Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXI/Radin Inten wilayah Lampung Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), Dandim 0424 Tanggamus Letnan Kolonel Infanteri Dwi Djunaidi Mulyono, S.E., M.I.P., Kapolres Tanggamus AKBP Rahmat Sujatmiko, S.I.K.,M.H., Wabup Tanggamus Agus Suranto, Danyonif TP 845/PPC Mayor Inf Aditya, Pasi Pers Kodim 0424/Tgm Kapten Inf Juliani Abri, Wadanyonif TP 845/PPC Kapten Inf Dhimas, Kapolsek Kotaagung AKP Feryantoni, Kadis Kominfo Tanggamus Suhartono, Kaban Kesbangpol Tanggamus Beni Irawan, Kadishub Tanggamus Sabar Sitanggang, Camat Kotaagung Adi Putra, Personel Yonif TP 845/PPC pungkasnya
(Solihin)



