KOTA GUNUNGSITOLI – Pemerintah Kota Gunungsitoli melalui Dinas Pendidikan menggelar Pekan Olimpiade Kota Gunungsitoli Tahun 2026 untuk mengembangkan potensi akademik dan meningkatkan mutu pembelajaran, yang secara resmi dibuka oleh Wali Kota Gunungsitoli, Sowa’a Laoli, S.E., M.Si., di UPTD SMP Negeri 1 Gunungsitoli, Kamis (29/10/2026). Kegiatan yang diikuti murid jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) ini menjadi salah satu upaya mempersiapkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, berprestasi, dan berdaya saing.
Pembukaan kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli, Andhika Perdana Laoly, S.STP., M.Si., CGCAE, serta jajaran terkait. Dalam sambutannya, Wali Kota mendorong seluruh peserta agar berani tampil, percaya diri, dan menunjukkan kemampuan terbaik selama mengikuti kompetisi.
Menurutnya, Pekan Olimpiade tidak semata-mata menjadi ajang untuk mengejar kemenangan, tetapi juga kesempatan bagi murid untuk mengukur kemampuan akademik, memperluas pengalaman, serta menumbuhkan semangat berkompetisi secara sehat.
Wali Kota juga menegaskan pentingnya pembinaan pendidikan secara berkelanjutan dalam mempersiapkan generasi penerus yang memiliki kecerdasan intelektual, karakter yang kuat, dan kemampuan menghadapi tantangan masa depan.
Ia mengajak para guru untuk terus mengevaluasi proses pembelajaran dan tingkat pemahaman murid. Dengan evaluasi yang berkesinambungan, metode pengajaran diharapkan semakin efektif dan mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan belajar setiap murid.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Gunungsitoli, Oktorianus Harefa, S.Pd., dalam laporannya menjelaskan bahwa Pekan Olimpiade Tahun 2026 diperuntukkan bagi murid SD kelas IV dan V serta murid SMP kelas VII dan VIII se-Kota Gunungsitoli.
Untuk jenjang SD, terdapat empat mata pelajaran yang diperlombakan, yakni Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS), Bahasa Indonesia, serta Bahasa Inggris. Berdasarkan data pendaftaran, jumlah peserta SD mencapai 1.292 murid.
Pelaksanaan kompetisi untuk jenjang SD dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama berlangsung pada 29 Oktober 2026 dengan jumlah 672 peserta, sedangkan gelombang kedua dijadwalkan pada 11 November 2026 dengan jumlah 620 peserta.
Adapun untuk jenjang SMP, mata pelajaran yang diperlombakan meliputi Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), dan Bahasa Inggris. Jumlah murid SMP yang terdaftar mencapai 1.199 orang, dengan pelaksanaan dijadwalkan dalam dua gelombang, yakni pada 30 Oktober dan 12 November 2026.
Dengan demikian, total peserta dari jenjang SD dan SMP yang terdaftar dalam Pekan Olimpiade Kota Gunungsitoli Tahun 2026 mencapai 2.491 murid. Jumlah tersebut menunjukkan besarnya partisipasi murid dalam kegiatan yang bertujuan mengembangkan kemampuan akademik sekaligus mendorong peningkatan kualitas pendidikan di daerah.
Melalui penyelenggaraan Pekan Olimpiade ini, Pemerintah Kota Gunungsitoli berharap potensi akademik murid dapat teridentifikasi dan dikembangkan secara berkelanjutan. Kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi sekolah dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran dan kualitas pendidikan.
Pemerintah Kota Gunungsitoli berkomitmen untuk terus mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang mendukung tumbuhnya generasi muda yang cerdas, berkarakter, kompetitif, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah. Upaya tersebut sejalan dengan visi mewujudkan Gunungsitoli Hebat.
(Diskominfo Gunungsitoli.co.id/Okulizaro Laia)



.jpg)
