Lembaga Budaya Nias Resmi Dilantik, Pemkot Gunungsitoli Dorong Pelestarian Warisan Leluhur

Harian Tv
Saturday, October 31, 2026, 10:21 WIB Last Updated 2026-10-31T03:21:31Z

KOTA GUNUNGSITOLI – Pemerintah Kota Gunungsitoli melantik Pengurus Lembaga Budaya Nias Kota Gunungsitoli periode 2026–2031 di Ruang Rapat III Kantor Wali Kota Gunungsitoli, Jumat (30/10/2026). Pelantikan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli, Andhika Perdana Laoly, S.STP., M.Si., CGCAE, berdasarkan Keputusan Wali Kota Gunungsitoli tentang Kepengurusan Lembaga Budaya Nias periode 2026–2031, sebagai upaya memperkuat kelembagaan dan mendorong pelestarian adat istiadat, bahasa, seni, tradisi, serta nilai-nilai luhur masyarakat Nias.


Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Staf Ahli Wali Kota, para Asisten Sekretaris Daerah, kepala perangkat daerah, camat se-Kota Gunungsitoli, serta tokoh adat, tokoh budaya, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemerhati budaya Nias.


Pelantikan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran Lembaga Budaya Nias sebagai wadah pelestarian dan pengembangan kebudayaan daerah. Keberadaan lembaga tersebut diharapkan tidak hanya menjadi tempat berhimpunnya para tokoh adat dan pemerhati budaya, tetapi juga mampu menjadi penggerak dalam memperkenalkan warisan leluhur kepada masyarakat, terutama generasi muda.


Melalui kepengurusan yang baru, upaya menjaga identitas budaya Nias diharapkan semakin terarah dan berkelanjutan. Generasi muda didorong untuk mengenal, mempelajari, serta mewarisi nilai-nilai kearifan lokal agar tetap hidup dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.


Selain menjaga tradisi, pelestarian budaya juga dinilai memiliki potensi untuk mendukung pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif. Kekayaan seni, adat istiadat, bahasa, serta tradisi masyarakat Nias dapat dikembangkan menjadi daya tarik daerah tanpa menghilangkan nilai-nilai luhur yang menjadi identitas masyarakat setempat.


Adapun susunan Pengurus Harian Lembaga Budaya Nias Kota Gunungsitoli periode 2026–2031 dipimpin oleh Kurniawan Harefa sebagai Ketua. Posisi Wakil Ketua I dijabat Faevman Gea, A.Ma.Pd., sedangkan Wakil Ketua II dijabat Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik.


Selanjutnya, Nasowanolo Harefa, S.Pd.SD., menjabat sebagai Sekretaris I dan Sudirman Telaumbanua, S.Kom., sebagai Sekretaris II. Sementara itu, jabatan Bendahara diemban oleh Kepala Seksi Pengembangan Ekonomi Kreatif pada Bidang Promosi Pariwisata dan Pengembangan Ekonomi Kreatif, Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kota Gunungsitoli.


Adapun jabatan Wakil Bendahara dipercayakan kepada Sri April Susanti Ziliwu, yang bertugas sebagai Penata Layanan Operasional pada perangkat daerah yang sama.


Pemerintah Kota Gunungsitoli menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus yang telah dilantik. Para pengurus diharapkan menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi semangat kebersamaan, serta memberikan kontribusi nyata dalam menjaga, melestarikan, dan mengembangkan kebudayaan Nias.


Semangat kebersamaan tersebut sejalan dengan nilai kearifan lokal Nias yang tercermin dalam peribahasa, “Toese ese mburuti, tedou dou wa’asokhi, toese ese da’unga tedou dou wa’ogaena.” Nilai yang terkandung dalam ungkapan tersebut diharapkan menjadi landasan bagi pengurus untuk memperkuat persatuan, membangun kolaborasi, dan mengutamakan kepentingan masyarakat dalam menjalankan roda organisasi.


Upaya pelestarian dan pengembangan budaya ini juga sejalan dengan misi pembangunan Kota Gunungsitoli Tahun 2025–2029, yakni meningkatkan kehidupan masyarakat yang berkualitas dan berbudaya, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Daerah Kota Gunungsitoli Nomor 2 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Gunungsitoli Tahun 2025–2029.


Penguatan kebudayaan bukan sekadar menjaga warisan masa lalu, melainkan juga bagian dari pembangunan karakter, penguatan jati diri masyarakat, serta penanaman rasa bangga terhadap identitas daerah di kalangan generasi muda.


Melalui kepengurusan periode 2026–2031, Pemerintah Kota Gunungsitoli berharap Lembaga Budaya Nias dapat membangun sinergi yang kuat dengan pemerintah daerah, tokoh adat, komunitas budaya, lembaga pendidikan, dan seluruh elemen masyarakat.


Dengan kerja sama yang berkelanjutan, kebudayaan Nias diharapkan tetap hidup, berkembang, dan diwariskan kepada generasi berikutnya, sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya visi Gunungsitoli Hebat.


(Diskominfo Gunungsitoli.co.id/Okulizaro Laia)

Komentar

Tampilkan