Upacara yang berlangsung khidmat tersebut mengusung tema nasional “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”.
Dalam amanatnya, AKBP Alfian membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir. Ia menegaskan, kemajuan bangsa tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan akademik, tetapi juga kekuatan karakter.
"Kemajuan bangsa tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan dan kemampuan akademik, tetapi juga oleh kekuatan karakter, integritas, kepedulian sosial, serta semangat gotong royong," ujar Kapolres saat membacakan pidato Menpora.
Menurutnya, nilai-nilai kebangsaan harus diwujudkan dalam kerja nyata, bukan sekadar slogan. Generasi muda dituntut tidak hanya memiliki cita-cita besar, tetapi juga mampu mewujudkannya melalui kepedulian dan ketangguhan menghadapi tantangan zaman.
Upacara tersebut dihadiri Bupati Nias Selatan, unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, jajaran OPD Pemkab Nias Selatan, tokoh organisasi kepemudaan dan olahraga, serta ratusan ASN dan pelajar.
Usai upacara, AKBP Alfian mengajak seluruh elemen pemuda di Nias Selatan untuk tidak menjadikan Sumpah Pemuda sekadar seremoni tahunan.
"Semangat Sumpah Pemuda jangan berhenti sebagai seremoni. Saya mengajak generasi muda terus meningkatkan kualitas diri, mengembangkan kreativitas, dan berkontribusi nyata menjawab kebutuhan masyarakat. Partisipasi aktif pemuda sangat penting menghadirkan solusi bagi kemajuan daerah," pungkasnya.
Peringatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda Nias Selatan yang menjadi pilar kemajuan daerah dan berkontribusi bagi terwujudnya Indonesia yang sejahtera dan berdaya saing global.

.jpg)
