Warga Sembilan Pekon di Kecamatan Pematang Sawa Tetap Optimis Dukung Pembukaan Badan Jalan Wilayah Selatan

Harian Tv
Monday, November 3, 2025, 05:57 WIB Last Updated 2025-11-02T22:57:19Z

TANGGAMUS – Semangat gotong royong dan optimisme warga di wilayah selatan Kecamatan Pematang Sawa, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, terus berkobar. Meski hanya berbekal satu unit alat berat hasil swadaya dari masing-masing pekon (desa), masyarakat di sembilan pekon tetap bahu-membahu mendukung pembukaan badan jalan tembus dari Way Nipah hingga Pekon Tampang Tua.


Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (2/11/2025) ini menjadi bukti nyata kuatnya tekad masyarakat untuk keluar dari keterisoliran yang selama ini mereka rasakan.


Warga menyadari bahwa jalan merupakan urat nadi perekonomian. Karena itu, meski dengan fasilitas terbatas, mereka tetap bekerja sama dengan penuh semangat. “Ini bentuk nyata kekompakan antara tokoh masyarakat, tokoh adat, dan pemuda yang bergotong royong demi kemajuan bersama,” ungkap salah satu tokoh masyarakat setempat.


Ketua Asosiasi Pemerintah Pekon Seluruh Indonesia (APEPSI) Kecamatan Pematang Sawa, Drs. Azuddin Thalib, yang juga mewakili tokoh adat Jakhu suku, menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah masyarakat tersebut.


“Kami sangat mengapresiasi semangat warga yang tidak menyerah meski hanya ada satu alat berat. Ini wujud kerja sama yang luar biasa. Jalan ini sangat penting, bukan hanya untuk ekonomi petani, tapi juga akses layanan kesehatan dan pendidikan dari SD, SMP hingga SMA agar bisa ditempuh lewat darat tanpa harus menghadapi badai dan gelombang laut,” ujarnya.


Sementara itu, Vian, salah seorang warga Pematang Sawa, berharap agar perjuangan masyarakat ini mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah hingga pemerintah pusat.


“Kami juga bagian dari anak bangsa yang ingin merasakan akses yang layak seperti masyarakat di kecamatan lain. Kami mohon agar pembangunan jalan ini benar-benar ditindaklanjuti. Jalan ini akan membuka peluang ekonomi, mempermudah pengangkutan hasil bumi, dan mempercepat pembangunan di desa kami,” jelasnya dengan penuh harap.


Beberapa awak media lokal yang turut hadir di lokasi menilai bahwa apa yang dilakukan masyarakat Pematang Sawa adalah bentuk nyata partisipasi sosial dan kontrol publik yang patut diapresiasi. Kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah desa menjadi contoh sinergi positif demi kemajuan wilayah yang selama ini masih tergolong tertinggal.


Warga berharap Pemerintah Kabupaten Tanggamus, Pemerintah Provinsi Lampung, bahkan pemerintah pusat, dapat memberikan perhatian dan bantuan tambahan agar proses pembukaan jalan ini dapat segera rampung.


“Kami hanya ingin hidup layak seperti pekon-pekon lain. Kami mohon kepada Bapak Bupati Tanggamus, tolong lihat dan bantu kami di wilayah terpencil ini,” tutup salah satu tokoh masyarakat dengan penuh harapan.


(Salim)

Komentar

Tampilkan